1000 Alquran Braile Diberikan Kepada Penyandang Tunanetra, Begini Harapan Istri Gubernur Jabar

Uncategorized
15027760_1180577138688328_997738488697641187_n

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Alquran merupakan petunjuk bagi umat Islam. Setiap umat Islam wajib melaksanakan isi kandungan Alquran tersebut.

Sama halnya tunanetra yang memiliki keterbatasan penglihatan. Hal itu dikatakan Ketua Perhimpunan Penyantun Tunanetra Jabar dan Ketua Ikatan Bank Mata Jabar, Netty Heryawan.

Menurut dia, bantuan 1000 Alquran digital indeks braile sangat membantu kebutuhan tunanetra dalam memahami Alquran di Jabar.

“Mudah-mudahan dengan Alquran ini akan semakin memberi harapan hidup bagi mereka menyongsong kehidupan baik dan banyak tantangan,” kata Netty saat acara pemberian 1000 Alquran digital indeks braile di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin (7/11/2016).

Diakui Netty jika tingkat kebutaan di Jabar sangat tinggi. Di Jabar penyandang tunanetra berjumlah 1,1 persen dari total penduduk atau sekitar 430 ribu jiwa.

Sedangkan di Indonesia, kata Netty, tingkat kebutaan mencapai 1,5 persen dari total penduduk atau sebesar 3 juta mengalami kebutaan. Menurut dia kebutaan itu sebagian besarnya disebabkan katarak.

“Di rumah sakit Indonesia belum bisa mengoperasi semua penyandang tunanetra. Baru bisa 180 ribu dari penderita katarak yang setiap tahunnya ada 250 ribu. Maka setiap tahun berhutang 70 ribu yang belum bisa dioperasi,” kata Netty.

Diakui istri Gubernur Jabar ini, pemerintah memiliki keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas terutama tunanetra. Netty berharap pemberian bantuan tak berhenti pada sebatas Alquran saja.

“Ukuwah Islamiah yang dibangun menjadikan umat yang kuat dan soko guru bagi peradaban dunia. Dan saya berharap kepedulian dan empati hari ini menjadi teladan panuan dan contoh donatur lainnya,” kata Netty.

Sebanyak 1000 Alquran digital indeks braile diwakafkan kepada 1000 penyandang tunanetra yang ada di Jabar. Bantuan berasal dari Yayasan Baitul Alkhairiyah yang bekerjasama dengan Internasional Islamic Charity Organization.

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jabar

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *