27 WNI Korban Human Traffiking di Malaysia Dipulangkan

Uncategorized

Sebanyak 27 warga negara Indonesia (WNI),korban kasus perdagangan manusia (human traffiking) akan dipulangkan ke Indonesia hari ini. Para korban yang ditampung di KBRI Kuala Lumpur Malaysia akan diterbangkan langsung ke Indonesia.

“Iya, hari ini kita pulangkan ke Indonesia. korban 27 orang, jam 13.00 WIB siang tiba di Indonesia,” kata Kanit Human Trafficking Subdit III Bareskrim Polri AKBP Arie Darmanto dilansir merdeka.com.

Setelah tiba di Indonesia,sebutnya, 27 korban ini akan dibawa ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Jakarta untuk dilakukan penanganan lanjutan.

Sementara tersangka yang menjadi pelaku dalam pengiriman korban ke Timur Tengah, sudah diamankan di Bareskrim Mabes Polri. “Tersangkanya sudah di Bareskrim,” ungkapnya.

Diketahui bahwa Tim Unit Trafficking in person (TIP) Subdit 3 Dittipidum yang dipimpin AKBP Umar Surya Fana melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang yang berinisial CC. Penangkapan terhadap CC dilakukan atas dasar laporan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari korban berinisial G yang dikirim ke Kairo dan mengalami pemerkosaan.

“Ditemukan paspor yang masih berlaku dan bekas sekitar 50 buah, 1 bendel medical cek CTKI, 1 bendel biodata TKI, 1 bendel kartu keluarga, 1 bendel pas foto CTKI, 1 bendel slip setoran bank BCA dan penarikan WU, 1 bendel print out tiket pesawat tujuan Malaysia, Turki dan Abu Dabhi,” jelas kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Suharsono di Humas Mabes Polri, Jaksel, Selasa (29/09/2015)lalu.

Penangkapan dilakukan pada Minggu (27/09/2015) sekira pukul 01.30 WIB di perumahan Radian, Jalan Traumanegara atas, RT 013 RW 02 no. 40 c Kelurahan Jati Rangon kec. Jati Sempurna Bekasi. Hasil pengembangan dari CC, polisi kemudian menangkap saudara yang berinisial A dan I.

Adapun modus yang dilakukan pelaku dalam perdagangan orang ini yaitu dengan memalsukan dokumen ketenagakerjaan para buruh migran serta memetakan rute pemberangkatan menjadi cara ampuh yang dilakukan pelaku perdagangan orang.

“Jadi sejak moratorium dengan beberapa negara-negara Timur Tengah, jalur pemberangkatan TKI via Malaysia baru ke Timur Tengah,” kata Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Mabes Polri, AKBP Umar Surya Fana saat dihubungi, Selasa (29/09/2015).

Bebas visa ke Malaysia ternyata menjadi jalan bagi para pelaku untuk memberangkatkan para korban perdagangan orang ke negara-negara tujuan di Timur Tengah.

Selain jalur udara untuk menuju ke Malaysia, para korban trafficking juga diberangkatkan melalui jalur laut. Rute yang ditempuh adalah melalui pelabuhan internasional di Batam, Kepulauan Riau

 

sumber: http://www.okebung.com/27-wni-korban-human-traffiking-di-malaysia-dipulangkan/

Dadan started to venture into computer programming in 2008. Back then, he coded in Delphi and built several desktop-based applications including GIS-based apps. In 2011, he started to learn PHP and dived into the world of blogging and WordPress. Being a creative and innovative person is his personal motto.

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *