Mari Galakan Kembali Gerakan “Mendampingi Anak 20 Menit Sehari”

Uncategorized
hubungan-baik-antara-anak-dan-orangtua-ilustrasi-_150907064007-479

Kasus kekerasan pada anak beberapa waktu terakhir ini mengalami peningkatan. Hal ini semakin mengerikan karena pelaku kekerasan biasanya merupakan korban kekerasan sebelumnya. Perilaku melakukan kekerasan ini menjadi seperti mata rantai yang terus terhubung dan tidak ada habisnya.

Untuk itu, diperlukan upaya untuk menyelesaikan persoalan ini. Orang tua harus memberikan perhatian dan perlindungan terhadap anak. Sedini mungkin anak harus merasakan kasih sayang dari orang terdekatnya terutama orang tua.

Gerakan 20 Menit Mendampingi Anak merupakan gerakan yang diusung oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak  (P2TP2A) Jawa Barat pada 20 Mei 2014 lalu. Gerakan ini terus digalakan hingga saat ini. Melalui gerakan ini, diharapkan orang tua akan terpacu dalam mendampingi anak. Karena saat ini, dengan kesibukannya banyak orang tua yang hanya memiliki sedikit waktu untuk mendampingi anaknya.

Waktu yang digunakan untuk gerakan ini adalah jam 18.30-18.50 setiap harinya. Pada jam tersebut diharapkan orang tua mampu berkomunikasi langsung dengan anak dan bisa mengesampingkan teknologi untuk bertatap muka dengan anaknya selama 20 menit.

“Gerakan ini menjadi salah satu upaya preventif untuk mencegah bertambahnya kasus-kasus kekerasan pada anak,” ujar Ketua P2TP2A Jabar Netty Prasetyani

Netty berharap, kegiatan ini bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk memperhatikan anak-anak mereka.

Lewat Gerakan 20 Menit Orangtua Mendampingi Anak, para orangtua diharapkan sadar atas peran yang harus dijalankannya. Gerakan itu pun diharapkan jadi titik awal untuk menumbuhkan kembali kesadaran orangtua. “Gerakan ini diharapkan jadi starting point untuk menyemangati dan merevitalisasi keluarga,” ucap Netty.

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *