Masyarakat Diminta Peduli Terhadap Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Uncategorized

INFO NASIONAL – Menyikapi semakin maraknya kasus kekerasan baik fisik maupun seksual yang menimpa perempuan dan anak, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty Heryawan berpendapat bahwa dibutuhkan peran serta yang maksimal dari seluruh lapisan masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut. Yakni dengan  memberikan perhatian khusus, hingga berani untuk melapor jika ada kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak.

 

“Pilihan kita hanya dua, mau menolong atau ditolong?,” kata Netty pada acara Diskusi Publik Pemberdayaan Perempuan dan Anak Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GANTI) Jawa Barat, di Gedung Indonesia Menggugat, Jl. Perintis Kemerdekaan Bandung pada Senin, 16 Mei 2016.

 

Menurut dia, masyarakat yang memilih untuk menutup mata dan tidak peduli terhadap ancaman kekerasan, bisa saja menjadi korban, karena minimnya informasi, wawasan, nilai-nilai agama, hingga akses pengaduan dan perlindungan bagi korban. “Dari tahun 2013 sampai 2015, sudah ada 231.000 kasus kekerasan yang  menimpa perempuan dan anak-anak”, kata Netty.

 

Sejak didirikan pada  2010, P2TP2A Jawa Barat telah menangani tidak kurang dari 946 kasus. Bahkan sejak awal hingga pertengahan 2016 ini, ada 58 kasus yang diterima oleh P2TP2A jaJawa Barat. “Itu hanya yang tercatat melapor saja di Jabar saja. Berapa banyak kasus yang dilaporkan di P2TP2A Kabupaten/Kota lain? Berapa banyak yang justru tidak melapor karena minimnya akses korban, atau malu melapor karena dianggap aib?” ucap Netty. (*)

 

sumber: https://m.tempo.co/read/news/2016/05/24/285773709/masyarakat-diminta-peduli-terhadap-kasus-kekerasan-terhadap-anak

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *