Menteri Imin : Komitmen Kemnekertrans Lindungi TKI

Trafiking
traffingk

Komitmen Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnekertrans)  untuk mencegah trafficking yang membahayakan  Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diwujudkan dengan mendesak pemerintah Malaysia menghentikan penerbitan dan penggunaan Journey Performed Visa (Visa kunjugan wisata/turis) yang disalahgunakan menjadi visa kerja.

“KAMI minta  Malaysia menghentikan penerbitan JP Visa untuk kepentingan kerja. Jenis visa turis ini pada prakteknya sering disalahgunakan oleh TKI untuk bekerja di Malaysia secara ilegal dan non prosedural disana,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di Jakarta

Sebagian besar TKI bermasalah di Malaysia, masuk menggunakan visa kunjungan, yang diubah menjadi visa kerja. Kondisi ditenggarai menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah TKI ilegal di Malaysia.

Menggunakan visa kunjungan, menjadi status para TKI Ilegal dan rawan menjadi korban trafficking. Bahkan mereka sangat mudah terkena razia, dan ditangkap karena menyalahi peraturan perundangan di Malaysia.

Akhirnya pemerintah Malaysia sepakat, menghentikan penerbitan JS Visa untuk kepentingan kerja. Namun mereka meminta waktu untuk menyiapkan sistem dan mekanismenya. Maka, kedua delegasi dari pemerintah Indonesia dan Malaysia, membicarakan finalisasi perbaikan biaya penempatan (Cost Structure). Untuk meningkatkan kualitas pelatihan. Memang disadari harus ada penambahan biaya pelatihan dan pembekalan serta sertifikasi TKI yang hendak bekerja di Malaysia.

“Delegasi Indonesia atas nama pemerintah Indonesia Indonesia berkomitmen dengan konsep 200 jam pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja bagi TKI  domestik worker, sehingga keterampilan dan kompetensi kerja TKI bisa diandalkan,” tandasnya

Sumber : Bandung Express, 28 Oktober 2013

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *