Netty: Kekerasan pada Anak Tanggung Jawab Bersama

Uncategorized
image

Netty Prasetiyani Heryawan, Ketua P2TP2A Jawa Barat kembali mengajak kesadaran semua pihak dalam menyelesaikan kasus kekerasan pada anak. Hal ini disampaikan Netty dalam kesempatan Talkshow di TVRI dengan tema “Kejahatan Seksual pada Anak”, Jumat (17/3/17).

Kekerasan seksual kepada anak-anak merupakan sinyal bahaya bagi masa depan bangsa. Hal ini disebabkan karena kekerasan seksual dalam bentuk apapun akan menyisakan trauma bagi korban sehingga berdampak secara sosial. Korban membutuhkan penanganan medis, konseling psikologis, dan penegakkan hukum.

Netty menyebutkan berdasarkan data penanganan kasus di P2TP2A Jawa Barat, kekerasan seksual kepada anak merupakan kasus tertinggi. “Kekerasan ini seperti sebuah pohon yang memiliki akar, batang, dan daun. Dimana yang menjadi akar penyebabnya adalah kemiskinan. Kemiskinan informasi, wawasan, pengetahuan, dan keterampilan,” ujar Netty. Data ini meningkat setiap tahunnya dengan dua asumsi bahwa terjadi peningkatan kasus sekaligus peningkatan kesadaran untuk melaporkan kekerasan.

Orang tua harus mampu mengajarkan anak tentang konsep diri termasuk empat bagian tubuhnya yang terlarang disentuh oleh orang lain. Sehingga anak dapat mengenali bahaya yang mengancam dirinya. Anak juga harus diajarkan mengenai tiga jenis sentuhan, yaitu sentuhan sayang, sentuhan membingungkan, dan sentuhan membahayakan.

Saat ini, Provinsi Jawa Barat sebagai pelaksana tata kelola SMA dan SMK terus bersosialisasi mengenai program Jabar Tolak Kekerasan melalui sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan. Selain itu, P2TP2A Jawa Barat juga terus bekerja sama dengan seluruh pihak untuk menyelesaikan permasalahan kekerasan ini. Termasuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pengasuhan dengan program 20 menit dampingi anak. (GS)

Artikel lainnya berdasarkan Kategori

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *